Kampus Unggul dan Berkemajuan – Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) membuka kegiatan Pelatihan Dokter Pendidik Klinis Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), kegiatan tersebut berlangsung di Meeting Room Hotel Fox Gorontalo, Sabtu 11 Januari 2025. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Dosen Kedokteran UMGO ini bertujuan guna menunjang terciptanya standardisasi dokter pendidik klinis di Rumah Sakit Pendidikan RSUD Dunda Limboto dan rumah sakit jejaring. Adapun yang menjadi narasumber yakni dr. Sri Asriyani,Sp.Rad (K), M.Med.,Ed., dan dr. Bau Dilam Ardyansah, M.Bsc.,MHPE.
Dalam sambutan Rektor UMGO, Prof. Abd. Kadim Masaong turut mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh FK UMGO, ia mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menghasilkan SDM dokter yang berkualitas.
“Atas nama civitas akademika umgo memberikan apresiasi yang tinggi pada fasilitator dari unhas sebagai univ pendamping fk kami di umgo. Kita semua bersyukur dengan adanya kedokteran umgo maka bapak-ibu semua akan menambah satu tugas lagi kemarin hanya sebagai klinisi
sekarang akan menjadi dua fungsi klinisi dan akademisi,” cetusnya.
Lanjut Kadim, tentu kita perlu menyiapkan diri untuk mejadi akademisi dan prosedur seperti ini harus dilewati. “Tentu ilmunya bapak-ibu sangat dibutukan oleh kita semua sehingga kualitas mahaiswa sangat tergantung pada kita memberikan ilmu sehingga kita akan
punya tanggung jawab baru di rumah sakit, selain itu tanggung jawab kita di depan makin besar salah satunya akreditasi prodi saya pinta paling lambat april dokumen sudah siap,” tegasnya.
Sementara itu, dr. Irwin Aras, M.Epid., M.Med.Ed., selaku Dekan FK dalam sambutannya adalah langkah awal menuju pendidikan tahap klinik meskipun baru akan berjalan dua tahun ke depan.
“Pelatihan imi sebagai laporan meskipun pendidikan tahap klinik akan berjalan dua tahun ke depan namun pelatihan ini sangat penting untuk kita semua terutama bagi bapak-ibu Dokdiknis RS Dunda sebagai bekal kita mempersipakan diri akreditasi dan tahun ini kita bisa maju sebagai rumah sakit pendidikan utama. Kami berharap pelatihan ini bukan pertama dan terakhir tapi awal bagi kita menyiapkan proses pendidikan profesi meskipun masih lama namun tidak akan terasa,” pungkasnya.
Kemudian yang mewakili salah satu narasumber, dr. Sri Asriyani, Sp.Rad (K), M.Med.,Ed., mengatakan pelatihan ini menjadi salah satu point akreditasi.
“Walaupun masih dua tahun namun kita utamakan untuk akreditasi rumah sakit pendidikan karena salah satu pointnya adalah sudah ada pelatihan ini, saya berharap teman-teman bisa mengikuti kegiatan ini karena istilahnya harus ikut semua step untuk bisa mendapatkan sertifikat walaupun ini dikeluarkan kerjasama umgo dan unhas semoga pelatihan ini akan berjalan lancar,” tutupnya.




